OASEKSPLORASI 2017 | DAY 0 – OASEKSPLORASI IS BACK, BABY!

YAY!

Setelah berjuang mencari dana bersama-sama dengan membuat acara Ofest, lalu survei pelabuhan, dan survei ke pulau yang ingin dikunjungi (ya… walaupun akhirnya gak ikut dan diserahkan kepada Adinda, Kaysan, Yudhis, dan 2 mentor kesayangan, Kak Shanty dan Kak Opal), OASEKSPLORASI 2017 AKHIRNYA TIBA!

Oh ya, aku jelaskan sedikit ya tentang OASEKSPLORASI tahun ini.


APA ITU OASEKSPLORASI?

EKSPLORASI adalah nama sebuah program kegiatan di Klub Oase yang ditujukan bagi anak-anak yang beranjak remaja dan sudah dijalankan pada tahun lalu. EKSPLORASI sendiri adalah singkatan dari EKSpedisi dan PetuaLangan Oase RemajA di indoneSIa (Info lebih lengkapnya klik di sini).

Tahun ini berbeda banget menurutku, eksplorasi sekarang membutuhkan persiapan yang lebih matang dari tahun lalu (seperti mencari dana bersama-sama & perencanaan output), lalu biaya yang digunakan 100% biaya dari para OASEksplorer, di sana 4 hari 3 malam, dan pasti… suasana yang berbeda karena tahun ini kami berada di pulau 😀 Sedangkan tahun lalu kami pergi ke Jogja dan mehabiskan waktu 7 hari.

Oh iya, tahun ini juga diikuti oleh 23 OASEKSPLORER! Ada aku, Yudhis, Kaysan, Ceca, Dhifie, Fattah, wuahhh… banyak deh! Saking banyaknya sampai aku malas ketik nama mereka, eh-

Aku langsung mulai aja deh, nanti bakal kelihatan juga bedanya :p

Perjalanan OASEksplorasi tahun lalu: OASEksplorasi 2016 Part 1-8


TERIMA KASIH KAK IRMA

Di Pagi hari tanggal 29 Oktober 2017, aku memasukan barang-barang yang sudah disiapkan dan akan dibawa pada kegiatan eksplorasi. Sebenarnya perjalananan OASEksplorasi kuhitung 4 hari 4 malam karena nanti malam aku akan berangkat ke hotel yang dekat dengan Pelabuhan Sunda Kelapa.

Alhamdulillah, Kak Irma baik banget mengijinkan aku untuk menginap di hotel bersama Dhifie. Sebelumnya aku sudah ada niatan menginap di rumah Husayn, Manggarai, alasannya sederhana sih, aku tinggal di Citayam dan lama perjalanan ke Jakarta Kota sekitar 2 jam, bahkan bisa lebih, sedangkan para eksplorer harus berkumpul di Pelabuhan Sunda Kelapa pada pukul 7 Pagi. Tapi karena ada Dhifie yang baru pulang dari Singapura dan menginap di hotel dekat dari pelabuhan, jadi berubah pikiran Xp

Aku berterima kasih ke Kak Irma atas tumpangan menginapnya di hotel 😀 Aku juga berterima kasih sama Kak Mella dan Husayn udah mau diijinin tinggal di rumahnya, maaf kalau gak jadi nih 😦

Pukul 19.00 aku siap capcus menuju stasiun Citayam dengan semangat yang membara. Semangat membaraku ditimbulkan karena salah satu impianku tercapai, menaiki kereta yang sepi! Ini adalah impian para pengguna kereta commuter line yang harus dibawahi, apalagi di Malam hari. Namun semangat membaraku agak redup ketika aku baru menaiki ojek online yang sudah dipesan, si Zaynab (keponakanku) tidak ikhlas say goodbye dan mengangis ketika motor yang kutumpangi jalan, antara sedih dan nganu… apa ya… itulah 😦

Ditemani earphone dan musik, membuat perjalanan menuju Stasiun Jakarta Kota tidak begitu membosankan. Aku mencoba tidak menyalakan data karena bakalan boros baterai, namun pada akhirnya aku nyalakan karena kebosanan mulai menyerangku dan membuat baterai berukarang hingga 47%, kampretnya lagi aku harus turun di Manggarai karena kereta yang kunaiki ternyata menuju Angke.

Aku sampai di tujuan pada pukul 22.10. Aku nyangkut di Manggarai karena kereta yang menuju Jakarta Kota begitu lama datangnya dan juga begitu lama berangkatnya, gak kebayang kalau itu terjadi di esok hari D: Oh ya, aku sempat ngeliatin petugas-petugas kereta di Manggarai sedang baris-berbaris seperti ketika OASE mengadakan upacara… Mirip banget.

Yak, gak penting sih, cuman keren aja, baris-berbarisnya rapih banget dan cepet gerakannya.

PASSWORD WI-FI UNTUK MAIN AOV

Perjalanan menuju hotel Cordex cukup panjang, mungkin akan lebih panjang kalau ojek online yang kutumpangi tidak melakukan hal gregetnya. Ojek Online yang kutumpangi melewati selap-selip di mobil-mobil dan truk yang sedang berhenti karena macet dengan lincah gemulai, seperti sudah terbiasa, DAN ITU SEMPIT BANGET! Tapi entah karena apa si bapak ojek bisa lolos 😀 proud of bapak ojek.

Awalnya sempat bingung ketika memasuki hotel karena Dhifie dan Kak Irma sedang on the way menuju hotel sehabis dari bandara, jadi aku duluan yang check in dan ini baru kedua kalinya aku menginap di hotel dan tidak tahu cara detailnya harus bagaimana. Untungnya Kak irma sudah memberikanku caranya, hanya tinggal tunjukin KTP Kak Irma dan Voucher Hotelnya, selesai.

Sempat tambah panik lagi setelah aku memasuki kamar hotel, aku dipanggil oleh petugas dan ternyata KTP Kak Irma tak dapat diverifikasi, kukira aku akan ditendang keluar karena aku berbohong… untungnya setelah bergelut beberapa menit, terverifikasi juga :’D

Sambil menunggu Kak Irma dan Dhifie di kamar hotel, aku menulis daftar nama para eksplorer besok untuk diabsen, karena aku adalah penanggung jawab untuk transportasi kapal dan memastikan besok semua hadir bersama Yla. Tak berapa lama ketika baru menulis, pintu kamar hotel kembali diketok dan ketika kubuka menampilkan petugas yang sama, kukira aku ingin ditendang tanpa alasan yang jelas, ternyata petugas tersebut memberiku kata sandi wi-fi. Ahhhhh, proud of bapak petugas.

Kembali ke tempat tidur dan yang pertama kuincar adalah pensil… tunggu, akukan baru saja dapat password wi-fi… Weisss, pensil pun dilempar kesembarang tempat dan aku langsung mengambil handphoneku. Tanpa menunggu lama lagi, aku langsung bermain game yang terkenal akan 7M dan Batmannya.

MAIN AOV DAPAT 7M!

MASIH MAIN AOV

2 matches sudah dilewati dan Dhifie pun belum datang. Dari pada bosan menunggu, aku keluar dan menunggu di lobby hotel, dan ting tung, kebetulan Kak Irma baru saja menyuruhku untuk tunggu di lobby.

2 matches kembali dilewati dan Dhifie belum datang. Aku tekan tombol home hapeku dan menuju Whatsapp dan kebetulan pun terjadi lagi. Kak Irma muncul di pintu lobby, disusul Dhifie, lalu adiknya… wuah, saling susul-susulan, aDaA aPa inNi?

Setelah Dhifie dan Kak Irma sampai (sekitar pukul 00.40) , mereka langsung duduk dan buru-buru memilih baju mana yang akan dibawa, atau apa yang harus dibawa, dan aku hanya memantaunya saja dari sebrang, nanti juga saya sleding kepalanya satu-satu.

Kak Irma dan yang lainnya sudah kembali pulang kecuali Dhifie. Aku kembali masuk ke kamar bersama Dhifie dan kembali memegang pensil melanjutkan menulis daftar nama untuk besok. Sambil menulis, aku ngobrol dengan Dhifie tentang pertandingan dia di Singapura sambil merapihkan baju-baju dan barangnya.

7-10 menit berlalu dan aku sudah selesai dengan tulisanku, tapi kami tetap ngobrol hingga topiknya nyasar ke brand mahal yang sedang terkenal belakangan ini yaitu Supreme, Bape, dan lain-lain. Sebenarnya aku gak tahu banyak sih, hanya tahu supreme aja dan itu pun aku jadikan jokes sehari-hari di media sosial :p

Setelah Dhifie selesai dengan barangnya, tanpa menunggu lama lagi kami langsung tidur. Sempat aku habiskan 1 match AOV sebelum tidur karena durasi gamenya yang begitu cepat dibanding game MOBA mobile lainnya, sekitar 8 sampai 10 menit saja sudah selesai (kok terdengar seperti sedang promosi ya…).

Mata kami sudah tertutup, tapi aku yakin Dhifie belum tidur karena dia lagi nyalain lagu favoritya sehabis pulang dari Singapura. ALKOHOOOOOOOLLL, KAMU JAHAD TAPI ENAAAAAAAAk, begitulah kira-kira liriknya. Aku tanya ke Dhifie untuk pertimbangan, apakah kita harus tidur atau begadang saja dan akan tidur penuh di kapal nanti. Dhifie menyarankan untuk tidur, tapi aku tidak yakin karena sekarang pukul 01.50 yang di mana kemungkinan kebablasan mungkin banget terjadi. Aku tetap optimis bangun pagi dan menerima saran Dhifie untuk tidur, toh aku juga butuh istirahat yang cukup untuk besok (aku yakin mentor akan geleng-geleng melihat kejadian ini ==”).

YAK… GITU DEH

HOAAAAAAAAAAAAAAAAAMMMM- Oh… masih gelap ya, tidur lagi de- tunggu…
*Liat jam
*Bangun
*Nyiapin ancang-ancang
*SFX: Plak
DHIFFFF, UDAH JAM SETENGAH TUJUH!

Karena lupa bahwa sekarang aku di hotel dan berusaha mencari cahaya Matahari namun tidak ketemu, jadi aku masih menganggap situasi sekarang masih gelap atau Subuh.

EIIIZZZZZ

Ternyata sudah pukul 06.30 Pagi! Aku pun langsung bangun dengan gaya breakdance yang sudah lama tidak kulakukan selama 2 tahun dan menampar muka Dhifie yang sedang terlelap pulas memeluk guling. Aku langsung menggendong tas dan mencuci muka pandaku, dan aku salut ke Dhifie karena masih sempat-sempatnya mandi… issssh, padahal mau ngajak gak usah mandi biar bau bareng 😦

38069-Breakdance-Spin-Gif
Gambaran ketika aku bangun dari tempat tidur pukul 6.30

Me: Dhif, mau naik apa nih? Grabcar atau Angkot?
Dhifie: Grab aja, Angkot takut lama.
Me: Ya udah, gua pinjem hape lu buat mesen yak, hape gua mati.
Dhifie: Iya.
Me: …
Dhifie: …
Me: … (sfx: typing)
Dhifie: … (sfx: wuuuussssh *lagi mandi)
Me: Dhif, kok drop off di pelabuhan sunda kelapa gak ada?
Dhifie: Wah…
Me: Napa Dhif???
Dhifie: …
Me: …
Dhifie: Hape gue lagi error.

…:::Bersambung:::…

Advertisements

2 thoughts on “OASEKSPLORASI 2017 | DAY 0 – OASEKSPLORASI IS BACK, BABY!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s